Showing posts with label Filosofi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Filosofi Cinta. Show all posts

Maukah kau ?

1 comments
Jujur ku katakan aku telah dimabuk cinta 
karena aku meminumnya melewati batas bibirku 
hingga ia pun keluar menelusuri pori-pori kulitku 
menuju ke dadaku menembus tulangku, 
membeku di hatiku dan bersemayam di jiwaku.

Aku mungkin bukan yang terindah yang pernah engkau lihat, 
aku mungkin bukan yang terbaik yang pernah engkau dapat, 
aku mungkin bukan yang kau temui dalam mimpi-mimpimu, 
aku mungkin juga bukan orang yang selalu ada di hatimu, 
tapi telah ku beri engkau semua yang kumiliki, 
mampukah dirimu juga memberiku 
segala isi dan rasa yang ada di hatimu.

[maukah kau ?]
[baca selengkapnya...]

Makna Kehilangan dan Perpisahan

1 comments
Ketika Allah mengambil seseorang yang kaucintai, maka Allah akan menggantinya dengan seseorang yang baru yang suatu saat akan lebih kau cinta...

Setiap pertemuan pasti menghasilkan rasa, entah ras tertarik, rasa benci, rasa mencintai, rasa ingin melindungi, termasuk rasa takut kehilangan.

Pertemuan sebenarnya adalah kata selamat tinggal yang belum terucapkan. terkadang, meraka yang memutuskan untuk saling pisah adalah mereka yang masih saling jatuh cinta

Ketika perpisahan membuat suatu pribadi jatuh dititik terlemahnya, ketika perpisahan menjadikan seorang tak mampu lagi untuk berdiri, hanya ada satu kata yang ingin kita ucapkan kepada dia yang telah pergi "KEMBALILAH!"

Kehilangan adalah tanda kita segera menemukan, perpisahan adalah bagian dari rencana Allah untuk membuat kita lebih dewasa.
[baca selengkapnya...]

Hujan Cinta

0 comments
Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan mei
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
:itu aku

Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan mei
Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu dijalan itu
:itu cinta

Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan mei
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu
:itu kamu

[hujan, aku cinta kamu]
[baca selengkapnya...]

Hanya itu yang tersisa...

0 comments
Duhai...
Dimana kau simpan nama berikut separuh hati yang waktu itu kutitipkan padamu?
Tak tertinggal dalam kabut malam sewaktu kau pulang itu bukan?
Hanya itu yang kupunya...
Hanya itu yang tersisa...
Layaknya dokumen rahasia yang tak tercatat tapi terpatri lekat sepanjang hayat,
Hanya itu yang tersisa.

[cintaku, hanya itu yg tersisa...]
[baca selengkapnya...]

Kekasih Para Pengasih

0 comments
“Sederhana, aku melihat Tuhan dalam dirimu!. Ketika aku melihatmu hatiku terasa damai.
Dan ketika aku melihatmu tertawa, ketika aku melihatmu bahagia, aku bisa jauh lebih damai”
Mencintai seseorang karena Tuhan, berarti mensyukuri apa yang Tuhan ciptakan pada dirinya.

Cinta yang sangat sederhana. Cinta yang tidak akan mengenal pamrih.
Cinta yang akan selalu ada dalam keadaan apapun. Senang, sedih, kaya atau miskin.
Cinta yang akan selalu ada walaupun paras yang semula cantik telah sirna.
Cinta karena Tuhan akan terasa cukup walaupun dalam keadaan susah.
Cinta yang akan menciptakan kesabaran, keikhlasan serta ketulusan.
[Aku mencintaimu karena Allah]

****************

"Aku Melihat Tuhan dalam dirimu... Aku harus berbuat apa ?"
Dan ketika kerinduan membawa sepasang kekasih untuk bersatu.
Jangan engkau tanya dahaga itu apa ?
Melainkan mereka akan menjawab dahaga itu adalah senyuman merekah yang tak kulihat.

Dan aku menjadi fakir ketika jejak langkahnya nan anggun tak ku temukan...
Salam rinduku untukmu kekasihku,
Kekasih Tuhan,
Kekasih Para Pengasih.
[baca selengkapnya...]

Rahasia

0 comments
Bukankah dirimu pun merawat rahasia ?
tak terpenggal apalagi terjegal samarnya kabut sekalipun.
tak tersusupi colekan nakal.
tak pula menyingkap tingkap birahi. melengkung menelikung. meliuk-liuk hiperbola....tertutup rapat.

Ughh,...
Benarkah tak terurai si kusut masai bila ingin.
Jari jemari hanya menari. meruahkan kata dalam aksara tanpa secuil pun mengigit. Rahasia tetaplah rahasia terjaga dan bertapa di bawah lidah itu, meski acapkali terkulum di bibirmu yang mengaduk liatnya sebuah rasa yang berhasrat yang amat aduhai....

:Ahh, rahasia itu tetaplah rahasia sayang....
[sampai mati, hanya kita berdua yang tahu]
[baca selengkapnya...]

Nikmati sajalah

0 comments
ketika jejak-jejak kenang terpaksa harus 'bubar' seketika...
Helaan nafas pasrah berlafazkan doa terhatur pada NYA.
dan koma masih kusematkan di alinea akhir...

aku menyentuhmu lewat suara dan bait-bait puitikku.
Kau menyentuhku dengan nada dasar beningnya sebuah anugerah rasa...
Bila akhirnya ada 'jeda'..... Nikmati sajalah
[baca selengkapnya...]

Syair suara hati

2 comments
Syair suara hati ku tulis
Di buku-buku air yang jatuh menderai malam itu...
Dapatkah kau baca dik... ? Tentu tidak..
Karena itu hanya seperti manuskrip tua yang tak terpecahkan artinya...

Waktuku telah usai..
Dan tanpamu...
Kisah itu tak pernah jadi
Tak pernah nyata
Tak pernah..
Tak akan pernah...

[kisah setangkai bunga bakung, yang tersiram rintik gerimis]


[baca selengkapnya...]

Sempurna

0 comments
Melukis rindu dengan kesederhanaan pensil. 
Dan membiarkan warna-warna terlukis dengan sendirinya. 
Semua tercipta sempurna dengan sifat-sifat kealamian. 

Aku yang menjadi pensil dihatimu yang memerah muda. 
Dan kita bahagia.

[baca selengkapnya...]

Hai Bunga Kenanga...

0 comments
Hai bunga kenanga... 
pagi ini kau terlihat ceria, 
saat kuamati dengan cinta. 

Caramu menari-nari dipelupuk matahari, 
kau tunjukan bagaimana mengarungi angkasa 
hanya dengan sepoi-sepoi angin. 
Indah mempesona 

Hai bunga kenanga...
ku tiup dirimu dengan kerinduan; aku yang menempatinya direlung hati. 


[baca selengkapnya...]

Terpanah Rindu

0 comments
Aku yang tidak bisa menangkapmu: haii.. kupu-kupu hinggap di ranting bulan..
tanganku tak mampu menjangkau semempai pesonamu, 
hanya tajamnya mata panah rindu ku lesatkan kesana, 
semoga mengenai pijakanmu dan kau jatuh dalam pelukanku malam ini. 
#Terpanah Rindu


[baca selengkapnya...]

Antara ada dan tiada

0 comments

dan tanpa sengaja,
bergulat kita dalam kata,
saling membelit memukau jiwa,
tiba-tiba begitu terasa, menggairahkan sunyi,
nuansa tercipta tanpa paksa,
Senyum pun ada.
:terhanyut.

putik itu madu
putik itu dalam dirimu
putik itu terkuncup diantara kelopak-kelopak lembut

putik itu ku cium
putik itu ku hirup harum
putik itu merona saat ku sentuh di titik antah berantah.


kau terpilih menjadi lebih diantara kata 
yang mulai gonjang-ganjing memuisikan segala notabene "timpang"

Ufthh, memikirkanmu,,,,
:antara ada dan tiada (?)
[baca selengkapnya...]

Aku masih hidup

0 comments

Meski tak pernah ku kirim kabar padamu,
walau itu lewat angin nakal sekalipun.
Meski tak pernah ku telpon kamu,
tuk sekadar bertanya keadaanmu.
Meski tak pernah sekerling pun ku lirik dirimu,
sekilas lewatiku.
Meski aku tahu, aku kau kunyah dan kau mamah 
dalam pengertianmu sendiri
Tak mengapa.
Aku masih hidup, bertahan dan tersenyum. :)



[baca selengkapnya...]

Setangkup Cinta

0 comments

Jantungku berdegup, perasaanku larut saat namamu menghentak,,
Mengemuka di gendang bana hati. 
Kesadaran bergulat dengan "Tahu". 
Tersiksa resah yang terlalu Dini menantang "Kepastian".
Inikah yang kamu inginkan dariku?
Betapa sulit dan rumit menikmati setangkup 'Cinta'.

[baca selengkapnya...]

Lembaran hidup, belahan hati...

1 comments

Kamu adalah lembaran hidupku
dengan tetes-tetes rindu 
yang menghapus setiap sunyi setiap saat
kata-kata ini bicara apa adanya 
mengenai sebuah isyarat
yang dirahasiakan bunga-bunga
ketika pagi melepaskan diri dari malam yang pekat.

Dan kita, adalah sebuah belahan hati
yang tak bisa kutulisi sendiri tanpa kamu maknai
tak bisa ku gambar sendiri tanpa kamu warnai
seperti huruf-huruf cinta yang berkilauan
di setiap bunga di setiap embun yang meresap ke dalam kalbu.
[baca selengkapnya...]

Keindahan tak tergantikan

0 comments
Dik,..
Kau selalu membuatku yakin. 
Cinta adalah bukti, bukan statistika. 
Cinta adalah pasti, bukan probabilitas. 

Dan kau, kalimat terindah 
dalam definisi cinta 
yang dibuat Tuhan untukku. 

di antara langit dan bumi. 
Kau kalimat syukurku kepadaNya.

[baca selengkapnya...]

Hanyut bersamamu

0 comments

Seandainya matahari kauberitahu indahnya senja, apakah ia akan datang kemari? Melihat bintang-bintang sambil berbaring di atas jambangan lapang bunga rumputan. Tetapi engkau hadir di sisiku dengan bara melampaui hangatnya matahari. Embun yang turun pun menjelma api, membakar langut yang hanyut di sudut mataku.

Tak ada puisi di ambang senja ini jika kau tak membisikkannya untukku, membangunkanku dari tumpukan kertas mimpi. Engkau menggelitik ujung penaku menggoda setiap kata untuk menari bersamamu, mengelilingi api unggun terbakar dan berterbangan menjelma bintang-bintang. Lihatlah hurufhuruf cinta itu menyusun dongeng di cakrawala.

ttd. aku, yang selalu hanyut bersamamu :-))


[baca selengkapnya...]

Ikhlas

0 comments

Terbanglah kau bersama angin yang kuhembus, 
biarkan anggun nya ragamu tak bisa aku lihat lagi, 
biarkan juga tanah yang kupijak ini tetap bangga aku miliki. 
aku akan tetap merasakan sejuknya embun dengan sentuhku, 
aku akan tetap menikmati setiap rasa sakit yang Tuhan berikan padaku.

aku merindukan mu setiap saat, 
rindu yang sangat sia-sia menurutku, 
dan aku teramat sangat ingin 
untuk benar-benar bisa berhenti merindukan mu.

percayalah, aku akan selalu menyelimutimu 
di dinginnya malammu, menjagamu 
dan sesekali menengok mu saat kau tertidur lelap.
inilah saat-saat dimana kau harus mengerti 
tentang cinta yg sesungguhnya, 
cinta yg harus kau relakan 
diatas sandaran kokoh bernama "ikhlas".


[baca selengkapnya...]

Daun

0 comments
Wahai daun yang kulepaskan, 
biarlah kau berpikir 
aku telah sengaja melepasmu.. 
Tapi tak sabar aku menunggu 
melihatmu masuk 
ke dalam akar, batang dan rantingku.. 

Mungkin beginilah cara Tuhan menyatukan kita.. 
Bukan sebagai ranting dan daun yang saling mempertahankan, 
tetapi sebagai sosok yang bisa saling memaknai kegunaan masing - masing 
dan bekerja sama untuk menumbuhkan daun - daun baru untuk tetap bisa bertahan hidup.




[baca selengkapnya...]

Jangan terlalu memilih, terima dia apa adanya

0 comments


Jika kamu memancing ikan,
setelah ikan itu terkena di mata kail.
Hendaklah kamu mengambil ikan itu.
Jangan sesekali kamu MELEPASKANNYA ke dalam air begitu saja.
Karena ia akan sakit oleh luka dari mata kailmu.
Selagi ia masih hidup...

Begitu juga setelah kamu memberi banyak HARAPAN pada seseorang.
Setelah ia mulai MENYAYANGIMU,
hendaklah kamu MENJAGA hatinya.
Janganlah sesekali kamu MENINGGALKANNYA begitu saja.
Karena ia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu.
Dan mungkin TIDAK DAPAT MELUPAKAN segalanya.
Selagi ia masih mengingatmu...

Segala sesuatu akan terasa indah bila kita MENSYUKURINYA dan menerimanya SETULUS HATI.



[baca selengkapnya...]