Showing posts with label Adinda. Show all posts
Showing posts with label Adinda. Show all posts

Aku Rindu Rasa itu

0 comments
Masih ingatkah dik,
ketika aku begitu rapuh,
dengan kesepian yang menggelayut di ujung-ujung sendiku..

Ringan, Kau kecup keningku, 
lalu kau peluk aku erat tanpa kata-kata
Hanya itu...

tapi Tahukah kamu dik,
Semua getir dan beban itu lenyap !

Aku rindu rasa 'itu'. 
Tak tergantikan... 
hmmmmmmm !!

[Aku rindu rasa itu]
[baca selengkapnya...]

Walau aku bukan yang terbaik

0 comments
Dik, aku mungkin bukan calon suami yang baik...
tapi aku belajar mencintaimu dengan cara yang baik, 
akan menikahimu dengan cara yang baik...
memperlakukanmu dengan cara yang baik 
disepanjang sisa kehidupan..
berjanjilah, untuk menjadi istriku !

[walau aku bukan yang terbaik]

[baca selengkapnya...]

Aku rindu kamu dik...

0 comments
Aku melihat rekah senyummu, 
di belah kabut, 
lalu meniris luruh bersama embun pagi..

Dan lenganku kutitipkan pada matahari, 
memeluk hangat tubuhmu, 
semoga jantungmu mengenalinya sebagai rindu...
[baca selengkapnya...]

Selamat pagi senyuman dirindu

0 comments
Saat terbangun, akan lahir sebait puisi tiap pagi untukmu, Dinda. 
Bacalah berulang agar rindu selalu hadir untukmu.
Kepada pagi, aku titipkan rindu sehangat matahari, 
sejuk cinta sesejuk rasa sapa angin,

Untukmu Dinda...
Sapa pagi menyejukkan hati 
seperti embun yang menitik dalam dada ini.

Bersama embun pagi, 
rinduku berjalan mencari senyuman dirindui. 
Apakah Dinda ada disana? 
Peluk ragaku, hangatkan jiwaku.

Selamat pagi dinda, mari mengitari cahaya..
[selamat pagi senyuman dirindu]


[baca selengkapnya...]

Syair suara hati

2 comments
Syair suara hati ku tulis
Di buku-buku air yang jatuh menderai malam itu...
Dapatkah kau baca dik... ? Tentu tidak..
Karena itu hanya seperti manuskrip tua yang tak terpecahkan artinya...

Waktuku telah usai..
Dan tanpamu...
Kisah itu tak pernah jadi
Tak pernah nyata
Tak pernah..
Tak akan pernah...

[kisah setangkai bunga bakung, yang tersiram rintik gerimis]


[baca selengkapnya...]

Dinda dimana ?

0 comments
dan.......
aku masih tetap disini
sendiri mengalunkan kidung sunyi,
dan perlahan bibirku berguman
dimanakah aku harus mencarimu kekasihku.


[baca selengkapnya...]

Embun hatiku

0 comments

dinda, 
Kau manis tanpa suara
Kau manja tanpa tawa
Kau bayang dalam gelap
Kau bagai usapan lembut di butir-butir embun
Ciptakan Senyum di sisi asa ku....

[embun hatiku]

[baca selengkapnya...]

Keindahan tak tergantikan

0 comments
Dik,..
Kau selalu membuatku yakin. 
Cinta adalah bukti, bukan statistika. 
Cinta adalah pasti, bukan probabilitas. 

Dan kau, kalimat terindah 
dalam definisi cinta 
yang dibuat Tuhan untukku. 

di antara langit dan bumi. 
Kau kalimat syukurku kepadaNya.

[baca selengkapnya...]

Adinda

0 comments

adinda...
ku selami cinta pada kesucian
disamudera kalbu ku berlayar
layar terkembang tanpa batas...

selembut angin kau ku sapa
sebab rinduku terpaut padamu
yang mengalir di alur hatimu...
[baca selengkapnya...]

Aku akan tetap disini

0 comments
berdiri dengan sabar 
menunggumu dalam kebekuan..

Hingga akhirnya kau kembali, 
membelai lembut tubuhku yang kelelahan menahan dingin. 
yang membuat sekujur kambium dalam tubuhku berdesir, 
menyambut hangatnya kehadiranmu. 

Menyambut babak baru bersamamu 
di hari-hari yang entah sampai kapan, 
kita kan menyerah pada waktu….

[baca selengkapnya...]

Rindu

0 comments

Dinda, aku tidak pernah bertanya tentang baju apa yang kau pakai saat ini, juga tak pernah menanyakan telah kemana engkau sepanjang hari kemarin, hari ini dan mungkin esok lusa.

Yang selalu ingin ku katakana padamu, baik kemarin, hari ini dan nanti adalah betapa aku merindukanmu.
[baca selengkapnya...]